Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya - klikDENATURE

Home Tumor/Kanker Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Sipilis/Gonore Kutil/Mata Ikan Solusi Kewanitaan Obat Herbal Tips Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
"Emas yang mereka habiskan untuk kesehatan tidak pernah dapat membeli yang sakit. Kesehatan merupakan nikmat yang tak ternilai harganya"
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
Pemesanan obat hubungi
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)
D4DFA68E (PIN BBM)
 

Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya

Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya

Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya – Impian banyak pasangan untuk segera memiliki momongan. Sudah lama menikah tapi belum juga punya momongan? Untuk memperbesar kemungkinan terjadinya kehamilan, maka Anda perlu mengetahui Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya.

Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnyaNamun, tahukah Anda bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam memiliki momongan adalah dengan melakukan hubungan saat masa subur wanita. Telur hanya dikeluarkan wanita sekali dalam satu periode siklus menstruasi, yang disebut ovulasi. Jika Anda melakukan hubungan seksual diluar masa ovulasi, maka kemungkinan kecil, sel sperma akan bertemu dengan sel telur dan membentuk calon bayi. Penentuan masa subur dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Lazimnya, wanita sudah pasti bisa menandai kapan masa suburnya datang, dengan mencermati sinyal perubahan yang terjadi di dalam tubuhnya. Ada beberapa cara untuk mengetahuinya, satu diantaranya adalah memperkirakan masa subur berdasarkan perhitungan siklus haid.

Sebenarnya, Anda tak selalu membutuhkan sistem kalender saat ingin mengetahui masa subur. Pasalnya, ada kondisi khusus yang dirasakan tubuh saat masa subur. Tanda ini akan lebih efektif untuk mengenali masa subur ketimbang mempercayakan pada sistem kalender.

Saat sel telur matang dan dilepaskan dari ovarium ke rahim, itu disebut masa ovulasi. Ovulasi adalah momen penting bagi perempuan untuk hamil, karena di masa inilah telur akan bertemu sperma untuk membentuk embrio.

Nah, jika Anda berhubungan seksual pada masa ini, maka potensi terjadinya pembuahan menjadi lebih besar ketimbang di waktu lainnya, karena di masa inilah sel telur di rahim siap untuk dibuahi.

Tidak perlu melakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mengetahuinya, karena ada beberapa perubahan pada tubuh wanita saat masa subur. Apa saja Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya?

  • Siklus haid

Seorang wanita pada umumnya akan mengalami siklus haid sekitar 22-35 hari.  Masa  ovulasi akan terjadi sekitar 14 hari sebelum siklus haid berikutnya. Jadi, jika Anda memiliki siklus haid 30 hari, maka masa ovulasi adalah pada hari ke 16 dari siklus haid Anda, ditambah dan dikurangi tiga hari. Jadi ini adalah waktu yang tepat dimana sel sperma dapat membuahi sel telur.

Banyak yang beranggapan, bila menstruasi jatuh pada tanggal 5, maka bulan berikutnya pasti sama. Padahal yang dinamakan siklus teratur bukan ketepatan tanggal, melainkan ketepatan pada periode siklus. Kalau siklusnya 21 hari, maka jarak menuju hari pertama ke haid berikutnya adalah 21 hari. Perlu dicermati, siklus menstruasi bukan berpedoman pada tanggal.

Untuk lebih memudahkan pemahaman, pada tulisan ini akan digunakan siklus 28 hari. Normalnya, satu sel telur dilepaskan oleh indung telur pada hari ke-14 sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang. Jadi bila siklusnya 28 hari maka masa suburnya akan jatuh pada hari ke-14 setelah hari pertama haid terakhir (28 – 14). Tapi bila siklusnya 21 hari maka masa suburnya akan jatuh pada hari ke-7 setelah hari pertama haid terakhir (21 – 14).

  • Suhu tubuh

Pada masa subur atau masa ovulasi, suhu tubuh akan meningkat. Suhu akan mengalami peningkatan suhu sekitar 10C. Untuk mendapatkan pengukuran yang tepat, Anda harus cermat dalam mengamati pola suhu tubuh Anda. Suhu dapat diukur pada pagi hari dan Anda harus melakukan pencatatan suhu tersebut untuk mengetahui rerata suhu tubuh Anda dan kapan terjadi kenaikan suhu. Kekurangan dari cara ini adalah dibutuhkan usaha dalam pencatatan suhu harian dan kurang spesifik, mengingat banyak kejadian yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

Peningkatan suhu tubuh diakibatkan terbentuknya progesteron yang berfungsi menyiapkan jaringan dalam rahim. Jaringan ini nantinya menerima sel telur yang telah dibuahi dan kelak menjadi janin. Peningkatan suhu setengah derajat Celcius saja sudah bisa jadi tanda ovulasi jika terjadi di tanggal yang seharusnya.

  • Lendir serviks

Pada masa ovulasi, akan ada sedikit cairan transparan yang lengket dari vagina Anda. Teksturnya sangat mirip putih telur. Dan cairan ini bukanlah keputihan, melainkan cairan yang membantu memudahkan sperma bergerak di dalam rahim.

Masa subur memiliki ciri lendir serviks yang lebih encer. Amati tingkat kekentalan dari lendir serviks Anda.  Lendir yang keluar pada masa subur memiliki ciri lebih encer dari lendir pada hari yang biasa, tidak terputus jika dipegang dan jika ditarik dapat memanjang.

Cek elastisitas lendir dengan menjauhkan telunjuk dari ibu jari. Jika lendir tidak putus atau elastis, berarti saat itu sedang terjadi masa subur. Volume lendir yang lebih banyak dan kekentalannya yang berbeda sebetulnya dapat juga dirasakan. Singkat kata, pada masa subur vagina biasanya terasa lebih basah.

  • Nyeri Payudara

Ini adalah salah satu perubahan fisik yang terjadi pada saat wanita sedang ovulasi. Selama ovulasi payudara akan terasa sedikit nyeri, hampir mirip dengan gejala ketika masa pra-menstruasi. Namun tidak setiap wanita merasakan nyeri di payudara pada saat ovulasi.

Kebanyakan perempuan mengalami sakit dada di periode ini. Namun, tanda ini bisa jadi kurang menonjol mengingat sakit di dada bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun, perempuan yang merasa payudaranya sakit beberapa saat setelah siklus haid usai, maka itu adalah sinyal bahwa tubuh Anda sedang dalam masa subur.

  • Perut bagian bawah sedikit nyeri

Rasa nyeri seperti ditarik ini merupakan dampak peningkatan akitivitas indung telur. Ketidaknyamanan yang terjadi sebelum menstruasi ini merupakan tanda seorang wanita sedang dalam masa subur. Pada beberapa wanita, rasa nyeri ini berlanjut saat dirinya mengalami menstruasi.

Secara medis, sakit di perut bawah kiri atau kanan ini dikenal sebagai sensasi Mittelschmerz. Anda mungkin mengalami rasa mual atau keluarnya cairan vagina bersamaan dengan rasa sakit tersebut.

  • Rahim Terasa Lebih terbuka dan Lembut

Ketika Anda dalam masa ovulasi, rahim akan lebih terbuka dan menjadi “lunak”. Saat berhubungan seks, mungkin akan terasa sedikit sakit, karena vagina mengeluarkan lebih banyak pelumas akibat sekresi lendir lebih di masa ini. Suami Anda mungkin akan mengatakan bahwa leher rahim Anda lebih cepat basah dan lembut.

  • Indra Penciuman Lebih Sensitif

Tanda Anda memasuki masa subur adalah sering menangkap aroma yang kuat alias memiliki penciuman yang lebih sensitif. Itulah alasan di fase ini Anda lebih mudah tertarik pada pasangan dan bau feromonnya.

Demikian ulasan tentang Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya, semoga bermanfaat. Mengetahui masa subur sekarang tidak harus dengan melihat tanda-tanda di atas. Kini dengan kemajuan teknologi, sudah ada alat yang bisa membantu mengetahui masa subur Anda.

Umumnya alat ini dijual bebas di apotik, namun biasanya alat ini juga tergolong agak mahal. Bila Anda ingin menghemat biaya dan mengetahui masa subur Anda, lebih baik mulai sekarang ambil sebuah agenda untuk mencatat setiap tanggal dan mengamati perubahan yang Anda rasakan. Amati pula warna lendir serta suhu tubuh sehingga Anda bisa merencanakan kehamilan dengan lebih mudah.

de Nature Indonesia de Nature Indonesia de nature indonesia

Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya
Artikel "Tanda Wanita sedang Masa Subur-suburnya" ditulis oleh admin update terakhir pada 28th Mei 2017 Categories: Tips Sehat permalinks http://klikdenature.com/tanda-wanita-sedang-masa-subur-suburnya.html di klikDENATURE

Related Posts:

Leave your comment here:

Kontak Kami

082221132221 (Call/SMS)
085743333181
(Whatsapp)
PIN BBM : D4DFA68E

Cara Pemesanan

  • Silakan hubungi kami & konsultasikan penyakit anda!
  • Jika berminat, lakukan pemesanan dengan format :

Nama # Nama Obat # Jumlah # Alamat

Contoh : Andre # Obat sipilis # 2 # Jl. Diponegoro Majenang, Cilacap, Jawa Tengah

  • Kami akan merespon dengan rincian belanja anda (harga obat + ongkos kirim)
  • Silakan lakukan pembayaran sejumlah "harga obat+ongkir" dengan transfer ke salah satu rekening kami

de nature indonesia

  • Konfirmasikan kepada kami setelah anda melakukan pembayaran dengan format :

Nama # Alamat Lengkap # Jumlah uang via bank apa # no. hp

Contoh : Andreas Pratama # Jl. Diponegoro, Kel. Jenang, Kec. Majenang, Kab. Cilacap, Jawa Tengah 53257 # 320rb via BCA # 087736999696

Temukan Kami di

de nature Indonesia de nature Indonesia

Kami siap mengirim ke daerah seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

deNature Indonesia - klikDENATURE