Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya - klikDENATURE

Home Tumor/Kanker Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Sipilis/Gonore Kutil/Mata Ikan Solusi Kewanitaan Obat Herbal Tips Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
"Emas yang mereka habiskan untuk kesehatan tidak pernah dapat membeli yang sakit. Kesehatan merupakan nikmat yang tak ternilai harganya"
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
Pemesanan obat hubungi
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)
D4DFA68E (PIN BBM)
 

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya – Kutu Air di Tangan? Kutu air sering menyerang sela-sela jari kaki yang disebut sebagai tinea pedis, ini merupakan infeksi jamur yang ditandai dengan kulit gatal dan bersisik. Meskipun paling sering terjadi pada kaki, kutu air juga bisa mengenai tangan, kutu air di tangan disebut sebagai tinea manuum, dan inilah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini.

Kutu air di tangan sering terjadi ketika seseorang lupa mencuci tangan setelah menyentuh daerah kulit yang terinfeksi jamur, misalnya kutu air di kaki, penyakit kurap di kulit, dan sebagainya. Jamur lebih senang tinggal di tempat yang lembab dan bagian kulit yang tipis, sehingga kutu air di tangan lebih sering menyerang sela-sela jari dan telapak tangan yang sering berkeringat.

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya

Beberapa faktor yang menyebabkan jamur berkembang biak berlebih dan akhirnya menginfeksi kulit, yaitu karena jamur ini suka dengan lingkungan (kulit) yang lembab, hangat, dan pengap, maka dari itu penyakit ini sering kita jumpai pada sela-sela jari kaki. Infeksi jamur yang menyebabkan kutu air dapat menyerang siapa saja yang sering berjalan tanpa alas kaki di lantai yang basah atau lembab misalnya kamar mandi, ruang ganti atau di kolam renang.

Gejala Kutu Air

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab kutu air, mari kita berkenalan terlebih dahulu seperti apa tanda-tanda dan gejala bahwa seseorang terkena kutu air.

Tanda dan gejala kutu air adalah sebagai berikut:

  1. Kulit kaki atau telapak kaki retak, mengelupas sering terdapat pada sela-sela antar jari kaki atau lipatan jari kaki.
  2. Kulit tampak kemerahan dan gatal
  3. Jika sudah demikian biasanya akan terasa perih, nyeri, terutama ketika kena air
  4. Lepuh pada kaki bisa berkerak atau menjadi borok
  5. Kuku menjadi tebal dan mungkin berubah warna

Kutu air juga dapat menyebar ke telapak kaki, pangkal paha, ketiak atau tangan terutama jika Anda menggaruk daerah yang terinfeksi dan kemudian menyentuh tempat lain.

Penyebab Kutu Air

Jamur penyebab kutu air adalah jenis yang sama dengan jamur yang menyebabkan penyakit kurap. Seseorang akan lebih mungkin terserang kutu air jika memakai kaus kaki yang basah atau bekerja dalam kondisi basah dan lembab. Risiko akan meningkat jika berkeringat banyak, memakai sepatu plastik berlapis, atau mengalami cedera kuku atau kulit.

Jika seseorang yang sudah memiliki kutu air berjalan di lantai tanpa alas kaki, maka orang lain juga dapat terinfeksi dengan berjalan tanpa alas kaki di lantai yang terkontaminasi. Demikian pula apabila menggunakan kaus kaki, sepatu, handuk, atau sprei yang ia gunakan.

Obat Kutu Air di Tangan

Berikut adalah beberapa pengobatan rumah yang dapat Anda coba untuk mengobati kutu air di tangan.

  • Tea Tree Oil

Minyak pohon teh merupakan agen antijamur yang efektif yang dapat membunuh infeksi dan mencegah penyebaran. Sediakan semangkuk air dan tambahkan 10 tetes minyak tea tree oil. Rendam tangan Anda selama 10 menit dan kemudian benar-benar keringkan. Anda juga dapat menggosok beberapa tetes minyak pohon teh yang diencerkan ke daerah tangan yang terinfeksi.

  • Cuka Sari Apel dan Garam

Infeksi jamur tidak dapat bertahan hidup dalam kondisi asam, sehingga cuka sari apel akan bermanfaat mengusir jamur di tangan. Campurkan air hangat dengan ½ cangkir cuka sari apel dan 2 sendok makan garam. Anda bisa merendam tangan Anda dalam larutan ini atau menggunakannya sebagai obat semprot atau bisa juga mencelupkan kain ke dalamnya dan menyeka daerah yang terkena setelah mandi.

  • Povidone-Iodine

Povidone-Iodine atau obat merah yang sering digunakan untuk mengolesi luka bisa juga digunakan sebagai obat kutu air di tangan, karena kandungan iodine dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Campurkan beberapa tetes Povidone-Iodine ke dalam mangkuk air hangat dan rendam tangan Anda dua kali sehari selama 20 menit.

  • Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida adalah agen antibakteri dan antijamur yang kuat. Ambil 1 mangkuk air hangat bersih dan menambahkan 1-2 sendok hidrogen peroksida 3%. Rendam tangan Anda selama 20-30 menit setiap pagi dan malam. Sadarilah bahwa ini mungkin akan terasa pedih menyengat, terutama jika ada retakan pada kulit.

  • Cream Antijamur buatan sendiri

Membuat pasta menggunakan 3 sendok makan cuka dan ½ cangkir baking soda, campur hingga rata. Setelah menjadi pasta, gosokkan ke daerah tangan yang terinfeksi setidaknya tiga kali sehari selama seminggu atau sampai ruam menghilang. Sebaiknya jaga campuran ini agar tetap dingin di lemari es dan menggunakan aplikator sekali pakai untuk menghindari kontaminasi.

  • Obat Jamur Krim

Ada banyak obat antijamur yang merupakan obat kutu air, termasuk salep, krim, bubuk dan semprotan. Untuk menggunakan krim anti jamur, pastikan kulit Anda kering. Oleskan obat langsung ke ruam dan 4-6 cm pada kulit sehat di sekitarnya yang mungkin telah terinfeksi tanpa menunjukkan gejala apapun. Tetap menggunakan obat jamur sampai dua minggu setelah ruam menghilang, tujuannya agar infeksi tidak dapat kembali karena keberadaan spora jamur di kulit.

  • Obat Anti Jamur Pil

Dalam beberapa kasus, terutama jika kutu air di tangan tak kunjung sembuh atau resisten terhadap obat krim seperti di atas, maka Anda mungkin perlu mengambil pil anti-jamur oral yang diresepkan oleh dokter, seperti flukonazol, terbinafine, atau itrakonazol hingga sebulan. Sebelum menggunakan antijamur, Anda akan menjalani tes darah untuk memeriksa fungsi hati. Jika Anda juga memiliki infeksi jamur di kuku, maka mungkin perlu perawatan yang lebih intensif.

Bila kamu sudah menempuh semua langkah pengobatan belum juga membaik setelah seminggu, tidak usah bingung dan khawatir lagi mencari Obat Kutu Air di Tangan.

Layanan Konsultasi Kesehatan

Call/Sms 082221132221 / 087719707073
WhatsApp 085743333181

Kini telah hadir solusi Obat Kutu Air di Tangan dari De Nature Indonesia yang terbukti dapat mengatasi dan mengobati berbagai gangguan kulit seperti gatal-gatal pada kulit. Paket gatal De Nature merupakan produk pengobatan yang terbuat dari 100% bahan alami, sehingga aman dikonsumsi anak-anak, dewasa hingga ibu hamil dan ibu menyusui.

SEMUA PENYAKIT PASTI ADA OBATNYA !
Obat Kutu Air di Tangan

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya

Kami deNature Indonesia Berusaha Membantu Anda

Kami menyediakan Obat Herbal untuk Menyembuhkan Gatal Eksim, Kadas dan Kudis, Kurap, Gudikan dan Korengan, Kutu air Proriasis, Gatal Alergi dan lain lain

Hanya @ Rp 295.000,- Insya Allah Masalah Teratasi..!

 

Khasiat: Obat Herbal de Nature Indonesia

Mengobati gatal-gatal pada kulit, eksim, bisul, kudis, kurap, gatal akibat alergi dan jamur pada kulit dan gatal jenis lainya.

Kapsul bersih darah, fungsinya untuk membersihkan darah kotor dari dalam sehingga kuman atau bakteri yang di sebabkan oleh eksim, kurap, maupun penyakit kulit yang lain bisa terbuang atau dibersihkan dari dalam tubuh kita. Salep gatal sebagai obat luar yang berfungsi untuk menyembuhkan atau mengeringkan penyakit kulit yang anda alami. Dengan perpaduan pengobatan dari luar dan dalam, Insya Allah penyakit anda akan sembuh secara maksimal.

 JANGAN TUNDA LAGI KESEMBUHAN ANDA
SEGERA TUNTASKAN PENYAKIT Kutu Air (Tinea pedis)

obat gatal eksim

Costemer Servis deNature Indonesia

Melayani sepenuh Hati

Call/Sms 082221132221 / 087719707073
WhatsApp 085743333181

Itulah Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya yang kami ketahui. Selanjutnya, agar gatal sembuh sempurna (jangka panjang) dan tidak datang lagi maka harus diobati juga penyakit yang mendasarinya.  Jika gejala berlanjut atau bertambah parah, segera hubungi kami untuk menemukan solusi terbaik.

Demikian artikel terkait contoh kutu air di tangan, cara menghilangkan kutu air di telapak tangan, salep kutu air di tangan, kutu air di jari tangan, salep kutu air di apotik, gambar kutu air di tangan, cara mengobati kutu air yang bernanah, bintik air di tangan, SEMOGA BERMANFAAT. SALAM SEHAT INDONESIA

de Nature Indonesia de Nature Indonesia de nature indonesia

Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya
Artikel "Kutu Air di Tangan? Ketahui Penyebab dan Obatnya" ditulis oleh admin update terakhir pada 21st April 2017 Categories: Obat Gatal/Eksim permalinks http://klikdenature.com/kutu-air-di-tangan-ketahui-penyebab-dan-obatnya.html di klikDENATURE

Related Posts:

Leave your comment here:

Kontak Kami

082221132221 (Call/SMS)
085743333181
(Whatsapp)
PIN BBM : D4DFA68E

Cara Pemesanan

  • Silakan hubungi kami & konsultasikan penyakit anda!
  • Jika berminat, lakukan pemesanan dengan format :

Nama # Nama Obat # Jumlah # Alamat

Contoh : Andre # Obat sipilis # 2 # Jl. Diponegoro Majenang, Cilacap, Jawa Tengah

  • Kami akan merespon dengan rincian belanja anda (harga obat + ongkos kirim)
  • Silakan lakukan pembayaran sejumlah "harga obat+ongkir" dengan transfer ke salah satu rekening kami

de nature indonesia

  • Konfirmasikan kepada kami setelah anda melakukan pembayaran dengan format :

Nama # Alamat Lengkap # Jumlah uang via bank apa # no. hp

Contoh : Andreas Pratama # Jl. Diponegoro, Kel. Jenang, Kec. Majenang, Kab. Cilacap, Jawa Tengah 53257 # 320rb via BCA # 087736999696

Temukan Kami di

de nature Indonesia de nature Indonesia

Kami siap mengirim ke daerah seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

deNature Indonesia - klikDENATURE