Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai - klikDENATURE

Home Tumor/Kanker Gatal/Eksim Wasir/Ambeien Sipilis/Gonore Kutil/Mata Ikan Solusi Kewanitaan Obat Herbal Tips Kesehatan
SEMUA PENYAKIT ADA OBATNYA
"Emas yang mereka habiskan untuk kesehatan tidak pernah dapat membeli yang sakit. Kesehatan merupakan nikmat yang tak ternilai harganya"
deNature Indonesia - Pusat Penjualan Obat Herbal Terbesar di Indonesia
Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia & luar negeri
Pemesanan obat hubungi
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)
D3N47UR3 (PIN BBM)
 

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai – Kebanyakan orang ketika mendengar kata-kata penyakit herpes akan langsung menghubungkannya dengan penyakit kelamin. Padahal penyakit ini tidak hanya dapat menyerang bagian alat vital saja, namun juga bagian lain dalam tubuh Anda.

Ada tiga jenis penyakit herpes yang perlu Anda ketahui yaitu herpes zoster, herpes simplex, dan juga herpes genitalis. Ketiga jenis herpes ini memiliki gejala, ciri, dan juga bagian tubuh yang diserang berbeda sehingga tidak semua penyakit herpes dapat dikaitkan dengan penyakit kelamin.

Pemilihan pengobatan yang paling tepat adalah kunci penanganan terbaik penyakit herpes. Selain tanaman obat herpes yang dapat menjadi salah satu solusi penanganan penyakit herpes. Obat herpes di apotek juga dapat menjadi solusi tercepat dan terakurat lainnya yang dapat Anda pilih.

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Herpes

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu DiwaspadaiHerpes genital adalah infeksi pada alat kelamin yang bisa terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) karena umumnya ditularkan melalui hubungan seksual (vagina, anal, dan oral). Herpes genital bisa dikenali dengan kemunculan luka melepuh berwarna kemerahan dan terasa sakit di sekitar area kelamin. Luka ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

Herpes zoster adalah infeksi pada saraf dan kulit di sekitarnya. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air, yaitu varisela zoster. Virus varisela yang menetap di sekitar tulang belakang atau dasar dari tulang tengkorak tubuh bahkan setelah cacar air sembuh, dapat kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster.

Infeksi yang terjadi pada kasus herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks atau sering disebut sebagai HSV. HSV dapat menular dan masuk ke dalam tubuh melalui berbagai membran mukosa dalam tubuh, seperti mulut, kulit, dan kelamin. Virus ini seringkali menetap di tubuh manusia dan suatu saat bisa aktif lagi. Saat virus ini aktif, gejala-gejala herpes genital akan kembali muncul. Virus ini bisa kambuh antara empat sampai lima kali pada dua tahun pertama sejak terinfeksi.

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Gejala Herpes

Begitu virus masuk melalui luka kulit terbuka atau lewat membran mukosa (jaringan lunak basah) di mulut atau alat kelamin, virus akan berjalan menelusuri sepanjang jalur saraf. Dari waktu ke waktu, virus dapat menjadi aktif. Ketika ini terjadi, virus akan berenang kembali ke permukaan di bawah kulit untuk mulai beraksi.

Pada titik ini, virus dapat menyebabkan wabah gejala. Gejala penyakit herpes biasanya muncul antara dua hari hingga dua minggu setelah paparan infeksi pertama kali. Gejala penyakit herpes pada pria yang paling umum, meliputi:

1. Flu dan tidak enak badan
Selama kemunculan wabah di tahap awal, gejala penyakit herpes biasanya menimbulkan gatal-gatal di penis yang disertai gejala flu umum, seperti demam, sakit kepala, badan pegal linu, tidak nafsu makan, dan kelenjar getah bening membengkak — terutama di selangkangan. Pria yang menunjukkan gejala herpes ringan mungkin tidak menduga bahwa mereka telah terinfeksi herpes.

2. Bintil di penis
Gejala penyakit herpes genital pada pria meliputi bintil kecil di sekitar penis. Bintil di penis sebenarnya merupakan hal umum. Benjolan di penis mungkin merupakan bagian alami dari kulit penis sehat, seperti pearly penile papules (PPP) atau bintik Fordyce, yang tidak perlu dikhawatirkan.

Bedanya, bintil penis yang menandakan gejala penyakit herpes mulanya berawal dari daerah kulit normal yang terasa gatal, kesemutan, atau hangat, dan berkembang menjadi benjolan yang teriritasi dan terasa menyakitkan. Bintil gejala penyakit herpes biasanya kecil berwarna kemerahan dan bertekstur padat, berisi cairan putih atau transparan. Kutil ini bisa muncul terpisah satu per satu atau secara berkelompok.

Bintil herpes bisa juga muncul di kulit tubuh lainnya, seperti bokong, paha, dan lengan, hingga di area sekitar mulut — jika kontak pertama Anda dengan virus adalah melalui seks oral atau berciuman.

3. Luka di kulit penis
Bintil gejala penyakit herpes pada akhirnya akan pecah dan menyebabkan luka borok terbuka yang basah dan terasa perih. Infeksi herpes berada di tahap yang paling menular selama pembentukan luka borok. Luka dapat tetap terbuka selama satu sampai empat hari.

Lama kelamaan kemudian akan muncul kerak di pinggiran luka, yang akan mengeras menjadi kopeng. Dalam dua-tiga hari, kulit baru akan terbentuk di bawah kopeng. Proses ini akan menyebabkan kulit retak dan timbul pendarahan dari kopeng, serta kulit terasa rasa nyeri, gatal, atau kering bersisik.

Dalam beberapa hari, keropeng yang terbentuk pada luka borok herpes akan mengelupas dan memperlihatkan kulit baru dan bebas virus di bawahnya. Waktu penyembuhan berlangsung selama sekitar tiga sampai tujuh hari. Jangan mencongkel, menarik, atau menggaruk kopeng sebelum luka benar-benar sembuh.

Terkadang virus HSV tidak menyebabkan gejala. Bagi yang baru pertama kali terinfeksi herpes, mungkin tidak akan menyadari adanya gejala-gejala tertentu. Akibatnya, mereka tidak tahu bahwa dirinya telah terinfeksi virus herpes. Gejala-gejala herpes genital bisa berupa:

  1. Luka yang terbuka dan terlihat merah tanpa disertai rasa sakit, gatal, atau geli.
  2. Sensasi rasa sakit, gatal, atau geli di sekitar daerah genital atau daerah anal.
  3. Luka melepuh yang kemudian pecah dan terbuka di sekitar genital, rektum, paha, dan bokong.
  4. Merasakan sakit saat membuang air kecil.
  5. Sakit punggung bawah.
  6. Mengalami gejala-gejala flu seperti demam, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan.
  7. Luka terbuka atau melepuh pada leher rahim.
  8. Adanya cairan yang keluar dari vagina.
  9. Virus HSV bisa menjadi laten atau tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa waktu. Namun virus ini bisa kembali aktif dan memicu timbulnya gejala herpes genital. Dengan kata lain, setelah gejala dari infeksi pertama menghilang, bukan berarti virus juga menghilang dari tubuh kita. Virus itu kemungkinan masih mengendap di dalam tubuh.

Apabila mengalami herpes zoster, gejala pertamanya adalah rasa sakit. Rasa sakit tersebut bisa berupa rasa panas seperti terbakar atau rasa seperti tertusuk benda tajam. Selain itu terkadang muncul rasa gatal dan mati rasa pada bagian yang terkena.

Ruam kemudian akan muncul serta berubah menjadi luka melepuh berisi air yang gatal dan menyerupai bintil cacar air. Lepuhan lalu akan mengering dan berubah menjadi koreng dalam beberapa hari. Gejala herpes zoster hanya muncul pada satu sisi tubuh sesuai dengan saraf yang terinfeksi.

Selain itu, gejala awal penyakit ini terkadang dapat bervariasi. Sebagian kecil pengidap mengalami rasa nyeri tapi tanpa ruam. Berikut adalah gejala-gejala lain yang mungkin menyertai gejala utama:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Rasa lelah dan tidak enak badan.
  • Herpes zoster umumnya bukan penyakit yang tergolong serius atau berakibat fatal dan akan sembuh sendiri setelah 14-28 hari. Tetapi, Anda sebaiknya segera menghubungi dokter jika merasakan gejala dan tanda klinis di atas, apalagi jika pernah menderita cacar air. Penanganan sedini mungkin akan menurunkan risiko komplikasi.

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Komplikasi Herpes

Komplikasi yang mungkin bisa terjadi bersamaan dengan herpes genital umumnya berupa penyakit infeksi menular seksual, inflamasi, infeksi pada bayi, dan gangguan pada kandung kemih. Selengkapnya akan dijelaskan di bawah ini:

  • Infeksi Menular Seksual Lainnya

Penderita herpes genital dengan luka terbuka memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebarkan atau tertular penyakit seksual lainnya, terutama jika berhubungan seksual tanpa pengaman. Penularan paling parah adalah terjadinya komplikasi berupa HIV/AIDS.

  • Inflamasi atau Peradangan

Pada beberapa kasus, herpes genital bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan di saluran kemih. Pembengkakan yang terjadi bisa menutup jalur uretra selama beberapa hari. Dalam kasus ini, kateter harus dimasukkan untuk menyedot isi kandung kemih.

Selain pada uretra, peradangan juga bisa terjadi pada bagian rektal. Inflamasi pada dinding rektum ini lebih sering terjadi pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lainnya. Pada kasus yang sangat langka, virus herpes simpleks juga bisa mengakibatkan meningitis atau radang pada selaput otak.

  • Pada Masa Kehamilan

Virus herpes simpleks atau HSV bisa menimbulkan masalah kehamilan. Virus ini bisa ditularkan kepada bayi saat melahirkan. Jika infeksi HSV terjadi sebelum kehamilan, kemungkinan penularan pada sang bayi sangatlah kecil.

Pada beberapa bulan terakhir di masa kehamilan, sang ibu akan melepaskan banyak antibodi pelindung kepada bayinya. Antibodi inilah yang akan melindungi sang bayi dari berbagai mikroorganisme termasuk HSV. Antibodi ini dapat bertahan pada saat melahirkan hingga beberapa bulan setelahnya.

Jika gejala herpes kembali muncul, obat asiklovir mungkin perlu dikonsumsi. Tanyakan kepada dokter kandungan tentang penanganan yang Anda bisa dapatkan, termasuk di dalamnya dosis dan aturan pakai obat tersebut.

Jika Anda mengalami infeksi pertama pada awal 3-6 bulan masa kehamilan, maka risiko infeksi menular pada bayi akan meningkat, begitu juga dengan risiko keguguran. Oleh karena itu, asiklovir mungkin perlu dikonsumsi.

Virus herpes bisa menular saat proses persalinan. Jika infeksi pertama terjadi di atas 6 bulan usia kehamilan, risiko penularan infeksi pada bayi sangat tinggi. Hal ini terjadi karena tubuh sang ibu memerlukan waktu untuk menghasilkan antibodi sebelum sang bayi dilahirkan. Untuk menghindarinya, perlu dilakukan operasi caesar. Kelahiran normal akan membuat risiko penularan infeksi pada bayi meningkat 40 persen lebih tinggi.

  • Infeksi pada Bayi dalam Proses Persalinan

Bagi bayi yang terinfeksi HSV pada saat proses persalinan, infeksi yang terjadi bisa sangat berbahaya dan terkadang mematikan. Kondisi ini dikenal sebagai neonatal herpes. Herpes yang terjadi pada saat melahirkan ini dapat berdampak buruk kepada organ tubuh seperti pada mata, mulut, dan kulit. Selain itu, otak dan sistem saraf lainnya juga bisa terkena dampak dari infeksi ini. Pada kasus neonatal herpes yang parah, berbagai organ tubuh lainnya seperti paru-paru dan hati juga bisa terserang hingga dapat menyebabkan kematian.

Jika tidak diobati, herpes zoster dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius yang meliputi:

  1. Neuralgia pasca-herpes atau postherpetic neuralgia. Rasa nyeri yang parah ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah ruam sembuh. Diperkirakan hanya sebagian kecil pengidap herpes zoster di atas usia 50 tahun yang mengalami komplikasi ini.
  2. Kebutaan. Jika muncul di sekitar mata, herpes zoster dapat mengakibatkan peradangan pada saraf mata, glaukoma, dan bahkan berujung pada kebutaan.
  3. Gangguan pada saraf, misalnya inflamasi pada otak, masalah pada pendengaran, atau bahkan keseimbangan tubuh.
  4. Infeksi bakteri pada ruam atau lepuhan apabila kebersihannya tidak dijaga kebersihannya.
  5. Bercak putih pada bekas ruam. Ruam herpes zoster dapat menyebabkan kerusakan pigmen kulit dan terlihat seperti bekas luka.

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Pengobatan Herpes

Untuk mengurangi gejala infeksi herpes genital, dokter akan memberikan obat-obatan antivirus seperti asiklovir, famsiklovir, dan valasisklovir. Obat-obatan ini hanya berfungsi mencegah virus herpes simpleks agar tidak menggandakan diri, tapi tidak bisa menghilangkan virus dari tubuh secara sepenuhnya.

Jika gejala infeksi tidak terlalu parah, konsumsi obat antivirus mungkin tidak diperlukan. Sebagai gantinya, dokter akan menyarankan pasien untuk meredakan gejala yang muncul dengan perawatan mandiri di rumah. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Bersihkan luka atau tukak agar tidak menjadi infeksi sekaligus mempercepat penyembuhan. Pembersihan ini bisa dengan menggunakan air biasa atau air garam.
  2. Untuk meringankan rasa sakit, tutup luka dengan es batu yang dibalut dengan kain. Jangan menempelkan es secara langsung pada permukaan yang terluka.
  3. Gunakan krim penghilang rasa sakit pada luka melepuh atau tukak. Selain itu perbanyaklah minum air mineral. Kedua hal ini bertujuan untuk memudahkan dan meringankan rasa sakit saat buang air kecil.
  4. Gunakan pakaian yang longgar untuk mengurangi rasa sakit pada area kulit yang mengalami luka lepuh.

Langkah pengobatan medis yang dapat dilakukan untuk mempercepat kesembuhan sekaligus mengurangi risiko komplikasi adalah dengan pemberian obat antivirus. Contohnya, acyclovir dan Valacyclovir. Obat antivirus paling efektif jika diminum dalam tiga hari setelah ruam muncul. Namun bila pasien memiliki risiko kompliasi, obat ini dapat diberikan sampai sebelum 7 hari setelah ruam muncul. Konsumsi obat antivirus biasanya dilakukan selama 7-10 hari.

Kelompok orang yang khususnya memerlukan obat antivirus meliputi manula dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, seperti pengidap kanker, HIV, serta diabetes. Selain itu, antivirus juga diberikan pada pengidap dengan ruam atau nyeri yang parah dan jika herpes zoster berdampak pada mata.

Menangani rasa nyeri sedini mungkin juga dapat menghindarkan pengidap dari komplikasi gangguan saraf. Untuk mengatasi rasa nyeri, ada beberapa jenis obat yang biasanya akan diberikan dokter. Di antaranya adalah:

  1. Obat pereda sakit, seperti parasetamol, ibuprofen dan kodein.
  2. Obat antidepresan trisiklik (TCA), misalnya amitriptyline, imipramine, dan nortriptyline. Dokter biasanya akan meningkatkan dosis obat ini perlahan-lahan sampai rasa nyeri dapat teratasi.
  3. Obat antikonvulsan, misalnya gabapentin dan pregabalin.
  4. Obat antikonvulsan dan antidepresan umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga keefektifannya dapat dirasakan pengidap.

 

Apakah ada Obat Karurawit (Herpes) Alami Terbukti Ampuh..???

 

LAYANAN KONSULTASI & PEMESANAN
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)

 

Untuk Anda yang sedang mencari Obat Herpes Tradisional Mujarab karena mungkin sebelumnya telah beberapa kali melakukan pengobatan tapi belum sembuh, cobalah menggunakan obat herpes kami. Kami dari De Nature Indonesia menyediakan obat herbal alami khusus untuk menyembuhkan penyakit herpes.

 

OBAT HERPES DE NATURE PALING AMPUH
CARA ALAMI DAN AMAN SEBAGAI PENGOBATAN HERPES ANDA

Obat Herpes Tradisional Ampuh
Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

Aturan Minum:
Diminum 3 x sehari, 2 kapsul/botol sekali minum
Dengan mengkonsumsi secara rutin Insya Allah cepat sembuh

 

Harga normal 1 paket Rp. 845.000,-

 

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

 

Khusus pemesanan hari ini Rp. 745.000,-

 

Obat Karurawit (Herpes) Herbal Terbukti Ampuh dengan obat De Nature Indonesia, tuntaskan penyakit herpes secara aman & tanpa efek samping. Pengobatan kami penyembuhan dari luar & dalam, sehingga menghilangkan dan membunuh herpes sampai virus-virusnya.

 

Paket Obat Herpes Alami Manjur

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai
Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai
Rp. 445.000,- Rp. 745.000,-
Paket 1
1 botol Pipeca @ 50 kapsul.
1 botol Bersih darah @ 50 kapsul.
1 buah Salep +
Paket 2
 1 botol Gang jie @ 50 kapsul.
1 botol Gho siah @ 50 kapsul.
1 botol Pipeca @ 50 kapsul.
1 botol Bersih darah @ 50 kapsul.
1 buah Salep +

 

Apakah belanja online itu aman? Jangan Khawatir!! Berikut adalah bukti bahwa perusahaan kami serius dan paketan barang kami sampai ke alamat konsumen:

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai
Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai
Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai

 

Jangan tunda sampai penyakit Herpes semakin parah.
Pastikan Anda menggunakan Obat Penyakit Herpes Pada Pria yang tepat!

Akan tetapi jika sudah terlanjur terkena, jangan biarkan rasa malu dan stigma mencegah Anda mendapat pengobatan. Cobalah obat herpes herbal dari de Nature Indonesia sebelum terlambat dan semakin parah.

 

Demikianlah artikel tentang Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai sebagai referensi pengobatan untuk anda. Kami merupakan website resmi deNature Indonesia yang memberikan solusi untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit secara herbal, aman, dan tanpa efek samping. Semoga info ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

Informasi lain terkait tentang obat penyakit herpes pada kulit di apotik, cara mengobati herpes pada kemaluan pria, herpes pada kelamin laki2, gambar penyakit herpes pada pria, obat herpes genitalis pada wanita, lecet pada kemaluan pria, yang dapat dibaca anda. Terima kasih. SALAM SEHAT INDONESIA

 

Segera Hubungi Kami
Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai untuk Anda
082221132221 (Call/SMS)
085743333181 (WhatsApp)

de Nature Indonesia de Nature Indonesia de nature indonesia

Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai
Artikel "Gejala Penyakit Herpes Pada Pria yang Perlu Diwaspadai" ditulis oleh admin update terakhir pada 24th Desember 2017 Categories: Uncategorized permalinks http://klikdenature.com/gejala-penyakit-herpes-pada-pria-yang-perlu-diwaspadai.html di klikDENATURE

Related Posts:

Leave your comment here:

Kontak Kami

082221132221 (Call/SMS)
085743333181
(Whatsapp)
PIN BBM : D3N47UR3

Cara Pemesanan

  • Silakan hubungi kami & konsultasikan penyakit anda!
  • Jika berminat, lakukan pemesanan dengan format :

Nama # Nama Obat # Jumlah # Alamat

Contoh : Andre # Obat sipilis # 2 # Jl. Diponegoro Majenang, Cilacap, Jawa Tengah

  • Kami akan merespon dengan rincian belanja anda (harga obat + ongkos kirim)
  • Silakan lakukan pembayaran sejumlah "harga obat+ongkir" dengan transfer ke salah satu rekening kami

de nature indonesia

  • Konfirmasikan kepada kami setelah anda melakukan pembayaran dengan format :

Nama # Alamat Lengkap # Jumlah uang via bank apa # no. hp

Contoh : Andreas Pratama # Jl. Diponegoro, Kel. Jenang, Kec. Majenang, Kab. Cilacap, Jawa Tengah 53257 # 320rb via BCA # 087736999696

Temukan Kami di

de nature Indonesia de nature Indonesia

Kami siap mengirim ke daerah seluruh Indonesia


Jakarta | Jember | Jepara | Jombang | Kajen | Karanganyar | Kebumen | Kediri | Kendal | Kepanjen | Klaten | Kraksaan | Kudus | Kuningan | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magelang | Magetan | Majalengka | Sumatera | Aek Kanopan | Arga Makmur | Arosuka | Balige | Banda Aceh | Bandar Lampung | Bagansiapiapi | Baganbatu | Bandar Seri Bintan | Bangkinang | Bangko | Banyuasin | Batam | Baturaja | Batusangkar | Bengkalis | Bengkulu | Binjai | Bintuhan | Bireuen | Blambangan Umpu | Blangpidie | Blang Kejeren | Bukittinggi |Dumai | Gedong Tataan | Gunung Sitoli | Gunung Sugih | Gunung Tua | Idi Rayeuk | Indralaya | Jambi | Jantho | Kabanjahe | Kalianda | Karang Baru | Karang Tinggi | Kayu Agung | Kepahiang | Kisaran | Koba | Kota Agung | Kotabumi | Kota Pinang | Kuala Tungkal | Kutacane | Lahat | Lahomi | Langsa | Lhokseumawe | Lhoksukon | Limapuluh | Liwa | Lotu | Lubuk Basung | Lubuk Bendaharo | Lubuk Linggau | Lubuk Pakam | Lubuk Sikaping | Manggar | Manna | Martapura (Sumatera Selatan) | Medan | Menggala | Mentok | Metro | Meulaboh | Muara Bungo | Muara Dua | Muara Enim | Muara Sabak | Muara Tebo | uaro Sijunjung | Mukomuko | Padang | Padang Aro | Padang Panjang | Padang Sidempuan | Pagaralam | Painan | Palembang | Pandan | Pangkalan Kerinci | Pangkal Pinang | Panguruan | Panyabungan | Pariaman | Parit Malintang | Pasir Pengarayan | Payakumbuh | Pekanbaru | Pematang Siantar | Prabumulih | Pringsewu | Rantau Prapat | Raya | Rengat | Sabang | Sarolangun | Sawahlunto | Sei Rampah | Sekayu | Selat Panjang | Sengeti | Siak Sri Indrapura | Sibolga | | Sinabang | Singkil | Sipirok | Solok | Stabat | Subulussalam | Sukadana | Suka Makmue | Sungailiat | Sungai Penuh | Takengon | Tais | Tanjung Balai (Sumatera Utara) | Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau) | Tanjung Enim | Tanjung Pandan | Tanjung Pinang | Tebing Tinggi (Sumatera Utara) | Tebing Tinggi (Sumatera Selatan) | Teluk Dalam | Teluk Kuantan | Tembilahan | Toboali | Tuapejat | Ujung Tanjung | Jawa | Ambarawa | Anyer | Bandung | Bangil | Banjar (Jawa Barat) | Banjarnegara | Bangkalan | Bantul | Banyumas | Banyuwangi | Batang | Batu | Bekasi | Blitar | Blora | Bogor | Bojonegoro | Bondowoso | Boyolali | Bumiayu | Brebes | Caruban | Cianjur | Ciamis | Cibinong | Cikampek | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Demak | Depok | Garut | Gresik | Indramayu | Malang | Mojokerto | Mojosari | Mungkid | Ngamprah | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pandeglang | Pare | Pati | Pasuruan | Pekalongan | Pelabuhan Ratu | Pemalang | Ponorogo | Probolinggo | Purbalingga | Purwakarta | Purwodadi | Purwokerto | Purworejo | Rangkasbitung | Rembang | Salatiga | Sampang | Semarang | Serang | Sidayu | Sidoarjo | Singaparna | Situbondo | Slawi | Sleman | Soreang | Sragen | Subang | Sukabumi | Sukoharjo | Sumber | Sumedang | Sumenep | Surabaya | Surakarta | Tasikmalaya | Tangerang | Tangerang Selatan | Tegal | Temanggung | Tigaraksa | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Ungaran | Wates | Wlingi | Wonogiri | Wonosari | Wonosobo | Yogyakarta | Bali dan Nusa Tenggara | Atambua | Baa | Badung | Bajawa | Bangli | Bima | Denpasar | Dompu | Ende | Gianyar | Kalabahi | Karangasem | Kefamenanu | Klungkung | Kupang | Labuhan Bajo | Larantuka | Singaraja | Sumbawa Besar | Tabanan | Taliwang | Tambolaka | Tanjung (Nusa Tenggara Barat) | Negara,Bali | Kalimantan | Pontianak | Samarinda | Banjarmasin | Balikpapan | Singkawang | Palangkaraya | Ketapang | Sintang | Tarakan | Putussibau | Sambas | Sampit | Banjarbaru | Barabai | Batang Tarang | Batulicin | Bengkayang | Bontang | Kotabaru | Kuala Kapuas | Kuala Kurun | Kuala Pembuang | Malinau | Martapura | Muara Teweh | Nunukan | Pangkalan Bun | Paringin | Pelaihari | Penajam | Pulang Pisau | Rantau | Sangatta | Sebatik | Sekadau | Sendawar | Sukamara | Sungai Raya | Tamiang Layang | Tanah Grogot | Tanjung | Tanjung Selor | Tanjung Redeb | Tenggarong | Tideng Pale | Sulawesi | Airmadidi | Ampana | Amurang | Andolo | Banggai | Bantaeng | Barru | Bau-Bau | Benteng | Bitung | Bulukumba | Bungku | Buol | Buranga | Donggala | Enrekang | Gorontalo | Jeneponto | Kawangkoan | Kendari | Kolaka | Kotamobagu | Kota Raha | Kwandang | Lasusua | Luwuk | Majene | Makale | Makassar (Ujung Pandang) | Malili | amasa | Mamuju | Manado (Menado) | Marisa | Maros | Masamba | Melonguane | Ondong Siau | Palopo | Palu | Pangkajene | Pare-Pare | Parigi | Pasangkayu | Pinrang | Polewali | Poso | Rantepao | Ratahan | Rumbia | Sengkang | Sinjai | Sunggu Minasa | Suwawa | Tahuna | Takalar | Tilamuta | Toli Toli | Tomohon | Watampone | Watan Soppeng | Cliquers | Libuo Palma | Maluku dan Papua | Ambon | Biak | Halmahera Barat | Halmahera Selatan | Halmahera Tengah | Halmahera Timur | Halmahera Utara | Intan Jaya | Jayapura | Jayapura (kota) | Maluku Barat Daya | Maluku Tengah | Maluku Tenggara | Maluku Tenggara Barat | Mamberamo Raya | Mamberamo Tengah | Manokwari | Manokwari Selatan | Merauke | Mimika | Nabire | Puncak Jaya | Raja Ampat | Sorong | Sorong Selatan | Ternate | Aceh | Bali | Bangka Belitung | Banten | Jawa Barat | Jawa Tengah | Jawa Timur | Kalimantan Barat | Kalimantan Selatan | Kalimantan Tengah | Kalimantan Timur | Kalimantan Utara | Kepulauan Riau | Lampung | Maluku Utara | Maluku | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Papua Barat | Papua | Riau | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Utara | Sumatera Barat | Sumatera Selatan | Sumatera Utara | Pangkalpinang | Jakarta Barat | Jakarta Pusat | Jakarta Selatan | Jakarta Timur | Jakarta Utara | Cimahi | Banjar | Tanjungpinang | Tidore Kepulauan | Makassar | Parepare | Manado | Padangpanjang | Lubuklinggau | Pematangsiantar | Tebingtinggi | Tanjungbalai |

deNature Indonesia - klikDENATURE